Selasa, 10 April 2012

Membuat Server dengan Linux O.S ver. Debian Lenny (5.0)

Konfigurasi Ip Address
Terlebih dahulu, pastikan Ethernet sudah terpasang di komputer. Di linux, Interface Ethernet pertama
disebut “Eth0”.
a. Quick Way (Cara Cepat)
debian:~# ifconfig eth0 192.168.1.1 netmask 255.255.255.0 up
Kelemahanya, jika komputer di restart, maka konfigurasi di atas akan hilang (A.K.A
“Sementara”).
b. Safety Way
 File konfigurasinya terletak di direktori “/etc/network/interface”. Kemudian edit dengan
nano, vi, atau vim.
debian:~# vim /etc/network/interfaces
Dan tambahkan Ip Address seperti gambar di atas. Untuk INSERT, tekan tombol “i”. Kemudian
simpan, dengan menekan “Esc”, lalu tekan “:” dan tuliskan “wq” (WriteQuit) atau untuk keluar
saja tekan “q!” (Quit(NoSave)).
 Lihat hasil konfigurasi.
debian:~# ifconfig
www.jokamIT.co.cc | Membuat Server dengan Linux 2
Jika interface sudah masuk seperti diatas, berarti berhasil.
 Restart Network
debian:~# /etc/init.d/networking restart
Merubah Nama Host (komputer)
Merubah nama host, ini berfungsi untuk nama komputer kita pada jaringan lokal,agar dapat dikenali.
debian:~# vim /etc/hosts
Kemudian tambahkan HOSTnya, dibelakang Ip Address.
Menambahkan DNS
Untuk bisa konek ke Internet, maka kita perlu menambahkan DNS yg kita dapat dari ISP.
debian:~# vim /etc/resolv.conf
Dan tambahkan seperti berikut (sesuaikan dengan jaringan Anda).
Konfigurasi Repositori
Repositori ini fungsinya, agar kita dapat mengInstall paket2 software pada debian Lenny. Misalnya via
CD, FTP, HTTP dll. Untuk file konfigurasinya terletak di “/etc/apt/source.list”.
debian:~# vim /etc/apt/source.list
www.jokamIT.co.cc | Membuat Server dengan Linux 3
Kemudian beri tanda “#” untuk disable, pada source yg dirasa tidak perlu. Misal, disini saya tidak
terkoneksi ke Internet, maka saya hanya membutuhkan source dari CD saja. Maka saya memberi tanda
“#” pada semua source, kecuali dari CD-ROM.
Setelah itu Update daftar paket2nya.
debian:~# apt-get update
SSH Server
Seperti pada Windows, yg terkenal dengan Remote via TelnetNya. Tapi... di linux kita menggunakan SSH
(Secure Shell) karena lebih aman dan nyaman. Dengan mengInstall SSH Server, kita dapat menjalankan
komputer Server dari manapun kita berada, asalkan terkoneksi ke Server (Lokal Only(Kecuali Ip Public)).
debian:~# apt-get install openssh-server
Dan untuk mengeTestnya,
debian:~# ssh localhost (via Localhost(server))
debian:~# ssh 192.168.1.1 (via Jaringan Lokal)
Untuk OS. Windows. Maka kita memerlukan aplikasi tambahan untuk SSH ClientNya. Anda bisa
menggunakan putty (www.putty.nl).
DNS Server
DNS (Domain Name System) untuk nama domain jaringan.
a. Install “bind9”.
debian:~# apt-get install bind9
b. Daftarkan domain kita pada file “named.conf”.
debian:~# vim /etc/bind/named.conf
Note: .* file forward dan reverse nanti akan kita letakan di direktori “/var/cache/bind/”
.* 192.in-addr.arpa << “192” adalah subnet pertama dari Ip Address.
.* zone “debian.edu” << “debian.edu” adalah nama DNS kita.
www.jokamIT.co.cc | Membuat Server dengan Linux 4
c. Edit file FORWARD (Menerjemahkan Nama Domain ke Ip Address). Untuk mempermudah, copy
saja file default yg sudah ada.
debian:~# cp /etc/bind/db.local /var/cache/bind/db.debian
debian:~# nano /var/cache/bind/db.debian
Note: .* www << jika kita nanti mengInstall Web Server
.* ftp << jika nanti mengInstall FTP Server
.* mail << jika ingin mengInstall Mail Server
.* forum << sub domain, misal ingin membuat Multiple Website
d. Edit file REVERSE (Menerjemahkan Ip Address ke Nama Domain). Untuk mempermudah, copy
saja file default yg sudah ada.
debian:~# cp /etc/bind/db.127 /var/cache/bind/db.192
debian:~# vim /var/cache/bind/db.192
Note: .* 1.1.168 << adalah tiga subnet belakang Ip Address, dan di balik.
e. Restart bind9.
debian:~# /etc/init.d/bind9 restart
f. Test DNS Server.
debian:~# nslookup 192.168.1.1 (reverse)
www.jokamIT.co.cc | Membuat Server dengan Linux 5
debian:~# nslookup debian.edu (forward)
WEB Server
Untuk membuat Web Server yg handal, maka server kita juga harus mendukung syarat2 untuk membuat
website. Misal harus ada Apache(web server), PHP(pemrograman web), MYSQL(database).
a. Install paket software
debian:~# apt-get install apache2 php5 phpmyadmin mysql-server
Kemudian muncul PopUp window, dan isikan passwd untuk user “root”. Dan pilih “apache2” sbg
web server.
b. Edit virtual host
debian:~# cd /etc/apache2/sites-available/
debian:/etc/apache2/sites-available# cp default debian
debian:/etc/apache2/sites-available# vim debian
Note: .* ServerName << Domain untuk website kita
.* DocumentRoot << Direktori untuk web kita
c. Aktifkan virtual host
debian:/etc/apache2/sites-available# a2ensite debian
debian:/etc/apache2/sites-available# a2dissite default
d. Agar dapat berfungsi untuk Multiple Website (Ex: untuk Mail, FTP, atau Forum).
debian:~# echo “NameVirtualHost *” > /etc/apache2/conf.d/virtual.conf
e. Buat direktori untuk webnya “public_html”
debian:/home/pudja# mkdir www
debian:/home/pudja# cd www/
debian:/home/pudja/www# mkdir public_html
Dan letakan paket web Anda pada direktori tersebut. Misal contoh paket Webnya; Wordpress,
Joomla, phpBB, Druppal, B2evolution, dll.
f. Buat Databasenya
Buka web browser, dan pergi ke http://www.debian.edu/phpmyadmin (ganti “debian.edu”
dengan nama domain Anda).
User = root
Password = (sesuai passwd ketika Anda mengInstall mysql-server tadi)
Setelah masuk, buat Database baru.
www.jokamIT.co.cc | Membuat Server dengan Linux 6
g. Install paket Webnya (disini saya menggunakan Joomla).
Arahkan web browser ke http://www.debian.edu (sesuaikan dgn domain Anda). Kemudian kita
akan dihadapkan dgn Page Installation.
Kadang kala, seperti gambar diatas, sistem tidak dapat menulis file “configuration.php” dapat
direktori “public_html”. Dikarenakan direktori tersebut mode read-only. Rubah agar menjadi
writeable.
debian:/home/pudja/www# chmod 777 public_html
Maka file akan berubah “writeable”.
Selanjutnya klik next, dan sampailah kita dimana harus mengIsi databasenya. Isikan seperti
gambar di bawah ini.
Dan selanjutnya klik Next, dan isikan informasi2 tentang web Anda nantinya, kemudian klik
finish. Oh iya, satu hal lagi, untuk joomla, ketika Anda sudah selesai mengInstallnya, maka
website Anda tidak akan otomatis muncul, dan muncul peringatan. Karena folder “installation”
belum dihapus atau direname.
debian:/home/pudja/www/public_html# mv installation/ /home/ (Cut&Paste)
www.jokamIT.co.cc | Membuat Server dengan Linux 7
Selanjutnya REFRESH web browser, dan arahkan ke www.debian.edu (sesuaikan).
Tampilan Joomla (YOO Modification).
Tampilan HTML Sederhana.
SAMBA Server
Samba Server berfungsi sebagai file server, untuk file sharing dalam jaringan local. Samba telah
terakomodasi, sehingga dapat berjalan dalam lingkungan linux maupun windows.
a. Install Paket (samba).
debian:~# apt-get install samba samba-client
b. Mebuat direktori file server.
debian:~# mkdir /home/pudja/share
debian:~# chmod 777 /home/pudja/share (ubah permission jadi 777).
c. Buat user yg boleh akses.
www.jokamIT.co.cc | Membuat Server dengan Linux 8
debian:~# useradd tamu
debian:~# smbpasswd –a tamu
d. Edit file konfigurasi (smb.conf).
debian:~# vim /etc/samba/smb.conf
Kemudian edit seperti berikut :
workgroup = debianNetwork (sesuaikan dengan jaringan Anda).
 User Mode (dengan Password);
 Guest Mode (tanpa Password);
e. Restart samba server.
debian:~# /etc/init.d/samba restart
f. Untuk mengCheck, gunakan aplikasi testparm.
debian:~# testparm
g. Untuk mencoba, gunakan samba client (localhost).
www.jokamIT.co.cc | Membuat Server dengan Linux 9
debian:~# smbclient –L //debian.edu –U tamu
FTP Server
a. Install Paket (proftpd / vsftpd ).
debian:~# apt-get install proftpd\
b. Buat direktori file ftp.
debian:~# mkdir /home/mansyurin/ftp
debian:~# chmod 777 /home/mansyurin/ftp
c. Edit file konfigurasi (proftpd.conf).
debian:~# vim /etc/proftpd/proftd.conf
Dan tambahkan baris berikut, di bawah sendiri. Dan User sesuaikan dgn kemauan Anda.
d. Buat User untuk akses ftp server.
debian:~# useradd –d /home/mansyurin/ftp/ ftp123
debian:~# passwd ftp123
e. Restart ftp server.
debian:~# /etc/init.d/proftpd restart
f. Check ftp melalu Web Browser.
Pada url address, pergi ke ftp://debian.edu dan jika muncul windows isian user, masukan user
dan passwordnya.
Atau jika anda ingin meng-Upload file, gunakan aplikasi tambahan untuk ftp client, bisa FileZilla.
www.jokamIT.co.cc | Membuat Server dengan Linux 10
DHCP Server
a. Install Paket (dhcp3-server).
debian:~# apt-get install dhcp3-server
b. Tentukan interface / ethernet mana yang akan melayani Dinamic Ip.
debian:~# vim /etc/default/dhcp3-server
Pada bagina “INTERFACE”, isikan interfacenya.
INTERFACE=”eth0”
c. Edit file konfigurasi (dhcpd.conf)
debian:~# vim /etc/dhcp3/dhcpd.conf
d. Restart dhcp server.
debian:~# /etc/init.d/dhcp3-server restart
e. Kemudian check pada PC client.
MAIL Server
Sebelumnya kita install beberapa paket yang akan kita butuhkan, diantaranya adalah “postfix”, “courierimap”
, “courier-pop” dan “squirrelmail”. Disini saya menginstall keempat paket tersebut dalam satu
perintah, namun lebih amannya anda menginstall paket tersebut satu persatu.
a. Install packet dan dependency-nya.
debian:~# apt-get install postfix squirrelmail courier-imap courier-pop
1. Pilih No
2. Tekan Tab, lalu pilih Ok
www.jokamIT.co.cc | Membuat Server dengan Linux 11
3. Pilih Internet Site
4. Isikan Domain, pada System mail name: ketiklah seperti dns anda, misal debian.edu
kemudian OK.
b. Edit File “apache2.conf”
debian:~# vim /etc/apache2/apache2.conf
Pada baris terakhir tambahkan kata berikut;
c. Edif file konfigurasi squirrel.
debian:~# vim /etc/squirrelmail/apache.conf
Ubah baris diatas seperti berikut di bawah.
d. Restart web server (apache).
debian:~# /etc/init.d/apache2 restart
Kemudian pada computer Client Coba buka browser dan ketikkan “mail.debian.edu” maka anda
akan otomatis di-redirect ke alamat “mail.debian.edu/scr/login.php”.
e. Buat direktori mail.
debian:~# maildirmake /etc/skel/Maildir
f. Buat 2 User (untuk testing).
debian:~# adduser sender
debian:~# adduser receiver
g. Edit file postfix.
debian:~# vim /etc/postfix/main.cf
www.jokamIT.co.cc | Membuat Server dengan Linux 12
Dan tambahkan satu baris berikut, di baris paling bawah.
h. Restart for finishing.
debian:~# /etc/init.d/postfix restart
debian:~# /etc/init.d/courier-imap restart
debian:~# /etc/init.d/courier-pop restart
i. Testing the mail server.
NAT Server (Router)
Untuk membuat router, minimal anda harus membutuhkan dua Interface / Ethernet. Dan jika terpaksa,
anda bisa menggunakan Ip Alias :D
a. Edit Interface
debian:~# vim /etc/network/interface
Dan tambahkan interface, sehingga menjadi 2 interface seperti diatas. Ingat, kita juga harus
memasang EthernetNya (Hardware).
b. Restart network.
debian:~# /etc/init.d/networking restart
c. Aktifkan IP Forward.
 Quick Way (temporary)
debian:~# echo ”1” >> /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
www.jokamIT.co.cc | Membuat Server dengan Linux 13
 Safety Way (forever)
debian:~# vim /etc/sysctl.conf
Hilangkan tanda pagar pada baris berikut
debian:~# sysctl –p
d. Konfigurasi IPTABLES
debian:~# iptables –t nat –A POSTROUTING –o eth1 –j MASQUERADE
Check apakah sudah di NAT
debian:~# iptables –t nat –nL
e. Save konfigurasi IPTABLES
debian:~# iptables-save > /home/mansyurin/iptables.conf
f. Buat Restore Point
 Cara1;
debian:~# vim /etc/network/interface
Pada file interface, tambahkan baris berikut pada baris paling bawah.
up command iptables-restore < /home/mansyurin/iptables.conf
 Cara2;
debian:~# vim /etc/network/if-up.d/iptables.conf
 Cara3;
debian:~# vim /etc/rc.local
Tambahkan baris berikut diatas kata ”exit 0”,
iptables-restore < /home/mansyurin/iptables.conf
PROXY Server
a. Install paket (squid).
debian:~# apt-get install squid
debian:~# /etc/init.d/squid stop
b. Edit file konfigurasi (squid.conf)
debian:~# nano /etc/squid/squid.conf
Cari dan hilangkan tanda ”#” pada bagian berikut. Pada nano, sudah ada fasilitas ”find” dengan
menekan CTRL + W dan isikan yg akan dicari.
http_port 3128 transparent
cache_mem 16 mb
cache_dir ufs /var/spool/squid 500 16 256
cache_mgr pudja@debian.edu
visible_hostname proxy.debian.edu
www.jokamIT.co.cc | Membuat Server dengan Linux 14
Kemudian cari tulisan “acl CONNECT”, dan tambahkan;
acl url dstdomain "/etc/squid/url"
acl key url_regex -i "/etc/squid/key"
http_access deny url
http_access deny key
acl lan src 192.168.1.0/24
http_access allow lan
http_access allow all
Cari kata http_access deny all (ada 2), kemudian semuanya di tambah tanda “#” di depannya
untuk menDisable.
c. Buat file untuk blokir situs.
 Situs (Alamat URL).
debian:~# vim /etc/squid/url
Misalkan yang akan diblokir adalah facebook maka ketikkan www.facebook.com setelah selesai
membuat daftar situs-situs yang di blokir simpanlah file tersebut.
 Search Method (Daftar Kunci).
Buat file untuk blokir situs.
debian:~# vim /etc/squid/key
Misalkan kata yang di blokir adalah sex maka ketikkan sex pada daftar dan simpan file.
d. Buat SWAP
debian:~# squid –z
e. Redirect port 80 ke port 3128
debian:~# iptables -t nat -A PREROUTING -s 192.168.1.0/24 -p tcp –destination-port 80 -j
REDIRECT –to-ports 3128
debian:~# iptables-save
f. Restart for finishing
debian:~# /etc/init.d/networking restart
debian:~# /etc/init.d/squid restart
Jika ingin melihat aktifitas user/client, gunakan Squidview.
debian:~# apt-get install squidview
STREAMING Server (Video)
Ada banyak sekali CMS yang bisa dipakai untuk Video Streaming Server. Mengapa saya bilang video,
karna ada juga yg hanya Audio Streaming Server. Untuk video streaming, kita bisa menggunakan
OsTube, PHPMotion, Icecast, Xmoove dll. Tapi kali ini kita akan menggunakan OsTube.
a. Extract file Ostube.tar.gz yang baru saja anda download.
debian:~# tar xfv osTube.tar.gz
debian:~# cp –R osTube/ /var/www/ostube/ (copy to web server direktory)
debian:~# mv osTube/ /var/www/ostube/ (or move to web server direktoy)
b. Buat sub-domain untuk Ostube.
Tambahkan sub-domain ostube, pada file forward yg berada pada DNS server.
debian:~# vim /var/cache/bind/db.debian
www.jokamIT.co.cc | Membuat Server dengan Linux 15
c. Buat VirtualHost.
debian:~# cp /etc/apache2/sites-available/default /etc/apache2/sites-available/ostube
debian:~# vim /etc/apache2/sites-available/ostube
d. Aktifkan osTube virtual host.
debian:~# cd /etc/apache2/sites-available/
debian:~# a2ensite ostube
e. Restart web dan dns server.
debian:~# /etc/init.d/apache2 restart
debian:~# /etc/init.d/bind9 restart
f. Installasi osTube via web Browser.
Buka webBrowser, dan pergi ke http://ostube.debian.edu maka akan tampil seperti berikut.
Eitsss, bahasa jerman?? Jangan kaget dulu, klik icon bendera inggris di pojok kanan atas, agar
lebih mudah dimengerti.
Jika PHP CLI error, install dahulu dependencinya.
debian:~# apt-get install php5-cli
Jika Upload_Max_Filesize error, rubah dulu defaultnya.
debian:~# nano /etc/php5/apache2/php.ini
Cari dan ganti baris berikut di atas, kemudian Refresh web browser anda.
g. Buat Database.
www.jokamIT.co.cc | Membuat Server dengan Linux 16
h. Pastikan paket depedensi ostube terInstall.
debian:~# apt-get install ruby mplayer
Untuk paket Mencoder dan FLVTool2, jika tidak bisa di install, berarti repository anda tidak
memiliki paket tersebut. Sehingga anda harus mengganti ke repository lain, kemudian install.
debian:~# apt-get install mencoder flvtool2
Hapus direktori install/ pada direktori osTube.
debian:~# rm –rf /var/www/ostube/install/
Selesai, anda bisa menggati template. Dan silahkan mengUpload video, audio, picture, ataupun
dokumen (pdf).
www.jokamIT.co.cc | Membuat Server dengan Linux 17
VPN Server
Virtual Private Network, berfungsi untuk membuat tunnel (terowongan) pada jaringan berskala besar
(internet), sehingga bisa menghubungkan jaringan lokal yang sangat jauh.
a. Install paket pptpd atau openvpn.
debian:~# apt-get install pptpd
b. Edit file konfigurasi pptpd.conf
debian:~# vim /etc/pptpd.conf
Cari dan hilangkan tanda “#” pada baris berikut :
localip 192.168.0.1
remoteip 192.168.0.234-238,192.168.0.245
# or
# localip 192.168.2.0
# remoteip 192.168.2.2-238,192.168.2.245
Note :
localip adalah ip server anda ketika berada di mode virtual network
remoteip adalah ip client anda yang akan diberikan ketika anda menggunakan VPN
c. Menambah User VPN
debian:~# vim /etc/ppp/chap-secrets
Kemudian tambahkan user seperti berikut;
# Secrets for authentication using CHAP
# client server secret IP addresses
username pptpd password *
NB:
username ganti dengan username yg anda mau.
password juga sama dengan diatas.
asterik (*) pada kolom IPAddress menandakan user ini boleh login dari ip mana aja.
d. Restart ”pptpd”.
debian:~# /etc/init.d/pptpd restart
Pastikan semuanya sudah berjalan, dan pastikan Nat Server active.
VoIP Server (Voice over Internet Protocol)
VOIP atau yang sering disebut dengan IP Telephony merupakan teknologi komunikasi yang
memanfaatkan internet protocol untuk menyediakan komunikasi suara secara elektronik dan realtime.
Sehingga dari segi biaya pemakaian teknologi ini lebih murah dibandingkan dengan PSTN. Disamping
suara, VOIP juga digunakan untuk komunikasi gambar dengan lebih dari dua client ( teleconference )
secara multipoint. VOIP menggunakan protokol standard SIP yang dapat melaukan metode NAT (
network address translation ).
a. Install paket asterisk.
Beberapa tools yang diperlukan oleh asterisk antara lain : compiler gcc, make, bison,
ncurses-devel, openssl-devel dan zlib-devel. Maka perlu dilakukan proses instlasi program
aplikasi VOIP menggunakan Asterisk. Program ini merupakan open source yang dapat
didownload melalui alamat website http://www.asterisk.org. Proses instalalasi adalah sebagai
berikut :
debian:~# tar –zxf asterisk-1.2.tar.gz
debian:~# tar –zxf asterisk-sounds-1.2.1.tar.gz.
debian:~# cd asterisk-1.2.13
debian:~# make && make install && make samples
debian:~# cd asterisk-sounds-1.2.1
debian:~# make install
Setelah proses kompilasi diatas tidak terjadi kesalahan ( no error ) maka proses
berikutnya adalah konfigurasi.
www.jokamIT.co.cc | Membuat Server dengan Linux 18
b. Konfigurasi Asterisk
Setelah proses instalasi Asterisk selesai, maka terdapat dua file penting yang harus dikonfigurasi
dan ditambahkan sesuai dengan kondisi jaringan yang ada.
Kedua file tersebut antara lain :
File sip.conf , yang harus ditambahkan dalam file ini adalah :
[129] ; jurusan elektro ( disesuaikan dengan no earphone jurusan )
type = friend
context = default
host = dynamic
username = 129
secret = elektro
[128] ; jurusan mesin
type = friend
context = default
host = dynamic
username = 128
secret = mesin
Konfigurasi lain yang perlu ditambahkan dalam file sip.conf yaitu pengaturan prioritas codec,
pengaturan video support dan pengaturan NAT ( Network Address Translation ). Untuk codec
dan video support dituliskan dalam blok general seperti dibawah ini :
disallow = all ; awalnya seluruh codec dinonaktifkan
allow = gsm
allow = ilbc
allow = ulaw
allow = h261 ; codec untuk video support
allow = h263
videosupport = yes ; pengkatifan video call dan conference
Sedangkan untuk pengaturan NAT ditulis per extension, bukan pada blok general seperti
dibawah :
nat = yes ; extension atau trunk berada dibelakang NAT
canreinvite = no ; seluruh komunikasi diatur melalui proxy
qualify = yes ; kirim SIP dengan tempo tertentu agar NAT tetap aktif
File kedua yang harus dikonfigurasi dan ditambahkan adalah extension.conf, dengan tambahan
seperti dibawah ini :
exten => 129,1,Dial(SIP/129)
exten => 129,2, Hangup
exten => 128,1,Dial(SIP/129)
exten => 128,2, Hangup
exten => 130,1,Dial(SIP/129)
exten => 130,2, Hangup
exten => 166,1,Dial(SIP/129)
exten => 166,2, Hangup
Dial plan diatas menjelaskan bahwa apabila nomor 129 di dial oleh pengguna, maka prioritas 1
adalah (SIP/129) yang artinya hubungi nomor 129 pada sip.conf. Jika sudah selesai, jalankan
prioritas kedua yaitu Hangup-Line. Demikian seterusnya untuk nomor – nomor yang lain.
c. Admininistrasi Asterisk
Setelah semua proses konfigurasi selesai, maka tahap berikutnya adalah menjalankan program
asterisk dari console linux, yaitu dengan mengetikan perintah dibawah ini :
debian:~# asterisk
www.jokamIT.co.cc | Membuat Server dengan Linux 19
Untuk menguji apakah program asterisk sudah berjalan di daemon linux, maka perlu di cek
menggunakan perintah :
debian:~# ps ax | grep asterisk
1212 tty0 asterisk ; indikasi bahwa asterisk sudah berjalan di daemon linux
Apabila ada perubahan pada file – file konfigurasi, asterisk perlu di reload dengan menjalankan
perintah sebagai berikut :
debian:~# asterisk –rx reload ; memanggil program asterisk dengan konfigurasi baru.
debian:~# asterisk –rx stop now ; menghentikan program asterisk sementara
debian:~# killall asterisk ; menghentikan seluruh program asterisk
d. Implementasi jaringan VOIP
Untuk mengimplementasikan jaringan VOIP dibutuhkan beberapa peralatan yang harus
dipasang di masing – masing PC client antara lain : sound card, web – cam, headset dan
softphone x-lite. Khusus untuk softphone x-lite, setelah program x-lite terinstall, perlu dilakukan
konfigurasi program yang disesuaikan dengan konfigurasi server, antara lain :
Display name : elektro
User name : 129
Password : elektro
Domain : 192.168.1.1 ; IP address server
Setelah x-lite terkonfigurasi dengan benar, maka perlu di uji coba jaringan VOIP antara jurusan
elektro dengan jurusan teknik industri yang hasilnya seperti dibawah ini :
Uji coba jaringan VOIP
Karena sudah disediakan beberapa user name untuk jurusan lain, maka uji coba jaringan VOIP
untuk jurusan lain prosedurnya sama dengan cara diatas. Untuk merealisasikannya, server VOIP
harus dihubungkan ke router fakultas teknik sebagaimana yang ditunjukkan dalam metode
penelitian. Dimana router fakultas teknik mempunyai konfigurasi IP sebagai berikut :
IP DNS : 10.10.1.5
IP address : 10.10.3.193
IP netmask : 255.255.255.224
Karena IP network antara jaringan VOIP dengan jaringan yang dimiliki oleh router teknik
berbeda, maka didalam server VOIP harus ditambahkan routing table, agar jaringan VOIP
dengan jaringan router fakultas teknik dapat saling terhubung.
Untuk membuat routing table didalam jaringan VOIP, digunakan cara manual dengan
mengetikkan perintah dibawah ini :
# route –n add net 10.10.3.192 gateway 10.10.3.207 eth1
Untuk melihat hasil dari routing table yang baru menggunakan perintah :
# netstat –nr
www.jokamIT.co.cc | Membuat Server dengan Linux 20
PRINTER Server
Kita dapat menjadikan Linux sebagai server printer sharing. Proses konfigurasinya harus dilakukan
sebagai user root. Pada distro Ubuntu/Debian, buka terminal.
debian:~# vim /etc/samba/smb.conf
Beberapa baris yang harus diedit adalah;
 Pada bagian authentikasi, security diisikan menjadi security = share
 Pada bagian authentikasi, encrypt passwords = true
 Pada bagian authentikasi, guest account = nobody
 Pada bagian printing, load printers = yes
 Pada bagian printing, printing = cups
 Pada bagian printing, printcap name = cups
 Pada bagian share definition, tag printers, browseable = yes
 Pada bagian share definition, tag printers, public = yes
Anda dapat memasukkan beberapa konfigurasi tambahan untuk memastikan samba berjalan lancar,
sebagai berikut;
 Pada bagian networking, nilai interface-nya diisi dengan kondisi mesin saat itu
 Pada bagian global – browsing identification, berikan nilai baru bernama netbios name dengan
nama yang diinginkan. Paling mudah, nama pengguna dari komputer tersebut
Berikut contoh file konfigurasi samba server yang telah di modifikasi;
#======================= Global Settings =======================
[global]
## Browsing/Identification ###
# Change this to the workgroup/NT-domain name your Samba server will part of
workgroup = JokamNetwork
# server string is the equivalent of the NT Description field
netbios name = PUDJA_01
server string = %h server (Samba, Ubuntu)
# Windows Internet Name Serving Support Section:
# WINS Support - Tells the NMBD component of Samba to enable its WINS Server
; wins support = no (dst…)
#### Networking ####
# The specific set of interfaces / networks to bind to
# This can be either the interface name or an IP address/netmask;
# interface names are normally preferred
; interfaces = 127.0.0.0/8 eth0
interfaces = 192.168.1.1/24 eth0 (dst…)
####### Authentication #######
# "security = user" is always a good idea. This will require a Unix account
# in this server for every user accessing the server. See
# /usr/share/doc/samba-doc/htmldocs/Samba3-HOWTO/ServerType.html
www.jokamIT.co.cc | Membuat Server dengan Linux 21
# in the samba-doc package for details.
security = share
# You may wish to use password encryption. See the section on
# 'encrypt passwords' in the smb.conf(5) manpage before enabling.
# encrypt passwords = true
# If you are using encrypted passwords, Samba will need to know what
# password database type you are using.
passdb backend = tdbsam
obey pam restrictions = yes
guest account = nobody
invalid users = root (dst…)
########## Printing ##########
# If you want to automatically load your printer list rather
# than setting them up individually then you'll need this
load printers = yes
# lpr(ng) printing. You may wish to override the location of the
# printcap file
; printing = bsd
; printcap name = /etc/printcap
# CUPS printing. See also the cupsaddsmb(8) manpage in the
# cupsys-client package.
printing = cups
printcap name = cups
# When using [print$], root is implicitly a 'printer admin', but you can
# also give this right to other users to add drivers and set printer
# properties
; printer admin = @lpadmin
======================= Share Definitions =======================
# Un-comment the following (and tweak the other settings below to suit)
# to enable the default home directory shares. This will share each
# user's home directory as serverusername
;[homes]
; comment = Home Directories
; browseable = no (dst…)
[printers]
comment = All Printers
browseable = yes
path = /var/spool/samba
printable = yes
public = yes
writable = no
create mode = 0700
# Windows clients look for this share name as a source of downloadable
# printer drivers
[print$]
www.jokamIT.co.cc | Membuat Server dengan Linux 22
comment = Printer Drivers
path = /var/lib/samba/printers
browseable = yes
read only = yes
guest ok = no (dst…)
Dan coba dari PC Client, apakah Printer Server anda sudah berhasil atau belum.
Konfigurasi IP Address Alias
Dengan Ip Alias, kita dapat memiliki dua virtual interface, dalam satu ethernet.
debian:~# vim /etc/network/interface
Interface eth0:1 adalah interface virtual, jika anda ingin menambahkan lagi, tinggal beri nama eth0:2,
eth0:3, eth0:4, dan seterusnya..
NMAP (Admin Jaringan)
NMAP adalah Network Mapping tool, dengan tool ini, kita dapat melihat setiap komputer pada jaringan
lokal kita.
debian:~# apt-get install nmap
a. Scan komputer di jaringan lokal.
debian:~# nmap –sP 192.168.100.0/24 atau,
debian:~# nmap –sP 192.168.100.10-100
b. Scan Port dan Os Detection
debian:~# nmap –A 192.168.100.1
FAQ (Frequently Asked Question)
Troubleshooting yang sering terjadi di lapangan.
 Menghapus direktori beserta isinya.
debian:~# rm –rf /home/share/
 Memindahkan direktori beserta isinya.
debian:~# mv /home/share/ /etc/paste/
 Bind9 failed ketika direstart.
Remove semua dependency yang berkaitan dengan bind9 dengan SYNAPTIC. Kemudian install
lagi.
 Multiple Website.
debian:~# vim /etc/apache2/conf.d/virtual.conf
dan tulis, NameVirtualHost *
 Jika website dibuka, ada pilihan DOWNLOAD.
Remove paket php5 beserta dependensinya, kemudian install lagi.
 Proftpd failed ketika direstart.
Masuk melalui GUI (Graphic User Interface) dgn GNOOME, kemudian pilih System >
Administration > Network. Ganti nama komputer sesuai dengan DNS Anda.

LINUX

Linux (diucapkan ˈlɪnəks atau /ˈlɪnʊks/)[1] adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.[2]
Nama "Linux" berasal dari nama pembuatnya, yang diperkenalkan tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Sistemnya, peralatan sistem dan pustakanya umumnya berasal dari sistem operasi GNU, yang diumumkan tahun 1983 oleh Richard Stallman. Kontribusi GNU adalah dasar dari munculnya nama alternatif GNU/Linux.[3]
Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Intel, Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop, superkomputer,[4], dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik, sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox[5]), telepon genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource software).
Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (desktop environment) seperti GNOME,KDE dan Xfce juga memiliki paket aplikasi perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, dan Gnumeric.

PERINTAH - PERINTAH CMD

Command Prompt adalah sebuah perintah dos yang terdapat pada OS windows yang dapat memudahkan user dalam menjelajahi windows baik secara online maupun offline, dan aplikasi ini bisa juga disalahgunakan oleh seorang cracker untuk menjalankan aksi-aksinya hanya dengan menggunakan command prompt. Maka dari itu sebagai langkah antisipasi bagi anda sebagai user adalah dengan mengenal lebih jauh tentang seluk beluk dari command prompt agar bisa memahami cara kerja dan manfaatnya, salah satu dari sekian banyak manfaat dari command prompt adalah kemampuannya untuk mendeteksi adanya virus, memisahkan virus dengan file yang diinfeksinya, mencari file induk virus hanya dengan perintah ATTRIB . Berikut dibawah ini merupakan daftar perintah-perintah yang ada pada command prompt dari A-X :

A


ADDUSERS : Tambah daftar pengguna untuk / dari file CSV
ARP : Address Resolution Protocol
Assoc : Ubah ekstensi file asosiasi
ASSOCIAT : Salah satu langkah asosiasi file
Attrib : Ubah atribut berkas

B

Bootcfg : Edit Windows boot settings
BROWSTAT : Dapatkan domain, info browser dan PDC

C

CACLS : Ubah file permissions
CALL : Panggil satu program batch yang lain
CD : Mengganti Directory – pindah ke Folder tertentu
Change : Ganti Terminal Server Session properties
CHKDSK : Check Disk – memeriksa dan memperbaiki masalah disk
CHKNTFS : Periksa sistem file NTFS
CHOICE : Menerima input keyboard ke sebuah file batch
CIPHER : Encrypt atau Decrypt file / folder
CleanMgr : Ototmatis membersihkan Temperatur file, recycle bin
CLEARMEM : Hapus kebocoran memori
CLIP : Salin STDIN ke Windows clipboard.
CLS : Menghapus layar (Clear The Screen)
CLUSTER : Windows Clustering
CMD : Start a new CMD shell
COLOR : Mengubah warna dari jendela CMD
COMP : Membandingkan isi dari dua file atau set file
COMPACT : Compress file atau folder pada partisi NTFS
Compress : Compress tunggal file pada partisi NTFS
CON2PRT : Menghubungkan atau memutuskan sambungan dengan Printer
CONVERT : Konversi FAT ke drive NTFS
COPY : Menyalin satu atau lebih file ke lokasi lain
CSCcmd : clien-side caching (Offline Files)
CSVDE : Impor atau Ekspor Active Directory data

D

DATE : Display atau mengatur tanggal
Defrag : Defragment hard drive
DEL : Menghapus satu atau lebih file
DELPROF : Hapus profil pengguna NT
DELTREE : Menghapus folder dan semua subfolder
DevCon : Device Manager Command Line Utility
DIR : Menampilkan daftar file dan folder
DIRUSE : Tampilkan penggunaan disk
DISKCOMP : Bandingkan isi dua floppy disk
Diskcopy : Salin isi dari satu disket ke yang lain
DISKPART : Disk Administrasi
DNSSTAT : DNS Statistik
DOSKEY : Edit baris perintah, ingat perintah, dan membuat macro
DSADD : Tambah User (komputer, group ..) ke direktori aktif
DSQUERY : Daftar item dalam direktori aktif
DSMOD : Ubah user (computer, group ..) di direktori aktif
DSRM : Hapus item dari Active Directory

E

ECHO : Menampilkan pesan di layar
ENDLOCAL : Akhir localisation perubahan lingkungan dalam file batch
ERASE : Menghapus satu atau lebih file
EVENTCREATE : Tambahkan pesan ke Windows event log
EXIT : Keluar dari skrip arus / rutin dan menetapkan errorlevel
EXPAND : uncompress file
Ekstrak : uncompress file CAB

F

FC : Bandingkan dua file
FIND : Mencari string teks dalam sebuah file
FINDSTR : Cari string dalam file
FOR / F : pengulangan perintah terhadap satu set file
FOR / F : pengulangan perintah terhadap hasil perintah lain
FOR : pengulangan perintah terhadap semua options Files, Directory, List
FORFILES : Proses Batch beberapa file
FORMAT : Format disk
FREEDISK : Periksa free disk space/disk yang tersisa (dalam bytes)
FSUTIL : File dan Volume utilitas
FTP : File Transfer Protocol
FTYPE : Tampilkan atau memodifikasi jenis file yang digunakan dalam asosiasi ekstensi file

G

GLOBAL : Display keanggotaan kelompok global
GOTO : Direct a batch program untuk melompat ke baris berlabel
GPUPDATE : Update pengaturan Kebijakan Grup

H

HELP : Online Help

I

ICACLS : Ubah file dan folder permissions
IF : kondisional melakukan perintah
IFMEMBER : Apakah pengguna saat ini dalam sebuah NT Workgroup
IPCONFIG : Configure IP

K

KILL : Remove program dari memori

L

LABEL : Edit disk label
LOCAL : Display keanggotaan kelompok-kelompok lokal
LOGEVENT : Menulis teks ke NT event viewer
Logoff : user log off
LOGTIME : log tanggal dan waktu dalam file

M

MAPISEND : Kirim email dari baris perintah
MBSAcli : Baseline Security Analyzer
MEM : Display penggunaan memori
MD : Buat folder baru
MKLINK : Buat link simbolik (linkd)
MODE : Mengkonfigurasi perangkat sistem
MORE : Display output, satu layar pada satu waktu
MOUNTVOL : mengelola volume mount point
MOVE : Pindahkan file dari satu folder ke yang lain
MOVEUSER : Pindahkan pengguna dari satu domain ke domain lainnya
MSG : mengirim pesan atau message
MSIEXEC : Microsoft Windows Installer
MSINFO : Windows NT diagnostics
MSTSC : Terminal Server Connection (Remote Desktop Protocol)
MUNGE : Cari dan Ganti teks dalam file (s)
MV : Copy in-menggunakan file

N

NET : Kelola sumber daya jaringan
NETDOM : Domain Manager
Netsh : Configure Network Interfaces, Windows Firewall & Remote akses
NETSVC : Command-line Service Controller
NBTSTAT : Tampilkan statistik jaringan (NetBIOS over TCP / IP)
NETSTAT : Display networking statistics (TCP / IP)
NOW : Tampilan saat ini Tanggal dan Waktu
NSLOOKUP : Nama server lookup
NTBACKUP : Backup folder ke tape
NTRIGHTS : Edit hak user account

B

PATH : Menampilkan atau menetapkan path pencarian untuk file executable
PATHPING : jejak jalur jaringan ditambah paket latensi dan kerugian
PAUSE : memenjarakan(suspend) pengolahan file batch dan menampilkan pesan
perms : Tampilkan izin untuk pengguna
PERFMON : Kinerja Monitor
PING : Menguji koneksi jaringan
POPD : Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang yang disimpan oleh PUSHD
PORTQRY : Tampilan status ports dan services
Powercfg : Mengkonfigurasi pengaturan daya
PRINT : Mencetak file teks
PRNCNFG : Display, mengkonfigurasi atau mengubah nama printer
PRNMNGR : Tambah, menghapus, daftar printer menetapkan printer default
PROMPT : Mengubah command prompt
PsExec : Proses Execute jarak jauh
PsFile : menampilkan file dibuka dari jarak jauh (remote)
PsGetSid : Menampilkan SID sebuah komputer atau pengguna
PsInfo : Daftar informasi tentang sistem
PsKill : proses mematikan berdasarkan nama atau ID proses
PsList : Daftar informasi rinci tentang proses-proses
PsLoggedOn : siapa saja yang log on (lokal atau melalui resource sharing)
PsLogList : catatan kejadian log
PsPasswd : Ubah sandi account
PsService : Melihat dan mengatur layanan
PsShutdown : Shutdown atau reboot komputer
PsSuspend : proses Suspend
PUSHD : Simpan dan kemudian mengubah direktori sekarang

Q

QGREP : Cari file(s) untuk baris yang cocok dengan pola tertentu

R

RASDIAL : Mengelola koneksi RAS
RASPHONE : Mengelola koneksi RAS
Recover : perbaikan file yang rusak dari disk yang rusak
REG : Registry = Read, Set, Export, Hapus kunci dan nilai-nilai
REGEDIT : Impor atau ekspor pengaturan registry
Regsvr32 : Register atau unregister sebuah DLL
REGINI : Ubah Registry Permissions
REM : Record comments (komentar) di sebuah file batch
REN : Mengubah nama file atau file
REPLACE : Ganti atau memperbarui satu file dengan yang lain
RD : Hapus folder (s)
RMTSHARE : Share folder atau printer
Robocopy : Copy File dan Folder secara sempurna
RUTE : Memanipulasi tabel routing jaringan
RUNAS : Jalankan program di bawah account pengguna yang berbeda
RUNDLL32 : Jalankan perintah DLL (add / remove print connections)

S

SC : Control Layanan
SCHTASKS : Jadwal perintah untuk dijalankan pada waktu tertentu
SCLIST : Tampilkan Layanan NT
SET : Display, set, atau menghapus variabel environment
SETLOCAL : Pengendalian environment visibilitas variabel
SETX : Set variabel environment secara permanen
SFC : Pemeriksa Berkas Sistem
SHARE : Daftar atau mengedit file share atau share print
SHIFT : Shift posisi digantikan parameter dalam sebuah file batch
SHORTCUT : jendela Buat shortcut (. LNK file)
SHOWGRPS : Daftar NT Workgroups seorang pengguna telah bergabung
SHOWMBRS : Daftar Pengguna yang menjadi anggota dari sebuah Workgroup
SHUTDOWN : Shutdown komputer
SLEEP : Tunggu untuk x detik
SLMGR : Software Licensing Management (Vista/2008)
SOON : Jadwal perintah untuk menjalankan dalam waktu dekat
SORT : Sort input
START : memulai sebuah program atau perintah dalam jendela terpisah
SU : Switch User
SUBINACL : Edit file dan folder Permissions, Kepemilikan dan Domain
SUBST : Associate jalan dengan huruf drive
Systeminfo : Daftar konfigurasi sistem

T

TASKLIST : Daftar menjalankan aplikasi dan services
TASKKILL : Hapus proses yang berjalan dari memori
TIME : Menampilkan atau mengatur waktu sistem
TIMEOUT : penundaan pemrosesan dari sebuah batch file
TITLE : Mengatur judul window untuk sesi cmd.exe
TLIST : daftar tugas dengan path lengkap
TOUCH : mengganti file timestamps
Tracert : Trace route ke sebuah remote host
TREE : tampilan grafis struktur folder
TYPE : Menampilkan isi dari file teks

U

USRSTAT : Daftar domain nama pengguna dan terakhir login

V

VER : Tampilkan versi informasi
VERIFY : Pastikan bahwa file sudah disimpan
VOL : Menampilkan sebuah label disk

W

WHERE : Menempatkan dan menampilkan file dalam sebuah pohon direktori
wHOAMI : Output UserName saat ini dan manajemen domain
WINDIFF : Bandingkan isi dua file atau set file
WINMSD : Sistem Windows diagnostik
WINMSDP : Sistem Windows diagnostik II
WMIC : Perintah WMI

X

XCACLS : Ubah file dan folder permissions
XCOPY : Menyalin file dan folder

Application = Command
* Accessibility Controls = access.cpl
* Add Hardware Wizard = hdwwiz.cpl
* Add/Remove Programs = appwiz.cpl
* Administrative Tools = control admintools
* Automatic Updates = wuaucpl.cpl
* Bluetooth Transfer Wizard = fsquirt
* Calculator = calc
* Certificate Manager = certmgr.msc
* Character Map = charmap
* Check Disk Utility = chkdsk
* Clipboard Viewer = clipbrd
* Command Prompt = cmd
* Component Services = dcomcnfg
* Computer Management = compmgmt.msc
* Date and Time Properties = timedate.cpl
* DDE Shares = ddeshare
* Device Manager = devmgmt.msc
* Direct X Control Panel (If Installed)* = directx.cpl
* Direct X Troubleshooter = dxdiag
* Disk Cleanup Utility = cleanmgr
* Disk Defragment = dfrg.msc
* Disk Management = diskmgmt.msc
* Disk Partition Manager = diskpart
* Display Properties = control desktop/desk.cpl
* Dr. Watson System Troubleshooting Utility = drwtsn32
* Driver Verifier Utility = verifier
* Event Viewer = eventvwr.msc
* File Signature Verification Tool = sigverif
* Findfast = findfast.cpl
* Folders Properties = control folders
* Fonts = control fonts
* Fonts Folder = fonts
* Free Cell Card Game = freecell
* Game Controllers = joy.cpl
* Group Policy Editor (XP Prof) = gpedit.msc
* Hearts Card Game = mshearts
* Iexpress Wizard = iexpress
* Indexing Service = ciadv.msc
* Internet Properties = inetcpl.cpl
* IP Configuration = ipconfig
* Java Control Panel (If Installed) = jpicpl32.cpl
* Java Application Cache Viewer (If Installed) = javaws
* Keyboard Properties = control keyboard
* Local Security Settings = secpol.msc
* Local Users and Groups = lusrmgr.msc
* Logs You Out Of Windows = logoff
* Microsoft Chat = winchat
* Minesweeper Game = winmine
* Mouse Properties = control mouse
* Mouse Properties = main.cpl
* Network Connections = control netconnections
* Network Connections = ncpa.cpl
* Network Setup Wizard = netsetup.cpl
* Notepad = notepad
* Nview Desktop Manager (If Installed) = nvtuicpl.cpl
* Object Packager = packager
* ODBC Data Source Administrator = odbccp32.cpl
* On Screen Keyboard = osk
* Opens AC3 Filter (If Installed) = ac3filter.cpl
* Password Properties = password.cpl
* Performance Monitor = perfmon.msc
* Performance Monitor = perfmon
* Phone and Modem Options = telephon.cpl
* Power Configuration = powercfg.cpl
* Printers and Faxes = control printers
* Printers Folder = printers
* Private Character Editor = eudcedit
* Quicktime (If Installed) = QuickTime.cpl
* Regional Settings = intl.cpl
* Registry Editor = regedit
* Registry Editor = regedit32
* Remote Desktop = mstsc
* Removable Storage = ntmsmgr.msc
* Removable Storage Operator Requests = ntmsoprq.msc
* Resultant Set of Policy (XP Prof) = rsop.msc
* Scanners and Cameras = sticpl.cpl
* Scheduled Tasks = control schedtasks
* Security Center = wscui.cpl
* Services = services.msc
* Shared Folders = fsmgmt.msc
* Shuts Down Windows = shutdown
* Sounds and Audio = mmsys.cpl
* Spider Solitare Card Game = spider
* SQL Client Configuration = cliconfg
* System Configuration Editor = sysedit
* System Configuration Utility = msconfig
* System File Checker Utility = sfc
* System Properties = sysdm.cpl
* Task Manager = taskmgr
* Telnet Client = telnet
* User Account Management = nusrmgr.cpl
* Utility Manager = utilman
* Windows Firewall = firewall.cpl
* Windows Magnifier = magnify
* Windows Management Infrastructure = wmimgmt.msc
* Windows System Security Tool = syskey
* Windows Update Launches = wupdmgr
* Windows XP Tour Wizard = tourstart
* Wordpad = write